TEKNO UPADTE
Melihat Teknologi Lebih Dekat.
Aplikasi

Google Messages Dapat Fitur Baru: Chat Themes dan Google Keep di September 2026

Jonathan•08 Sep 2026•15:39 WIB
◯
Smartphone Android untuk menggunakan Google Messages
Photo by <a href="https://unsplash.com/@john_tuesday?utm_source=WP+Agent&utm_medium=referral">John Tuesday</a> on <a href="https://unsplash.com/?utm_source=WP+Agent&utm_medium=referral">Unsplash</a>

Teknolensa – Google Messages mendapat pembaruan baru pada September 2026. Kali ini, Google membawa dua fitur yang membuat aplikasi pesan tersebut semakin menarik untuk digunakan. Kedua fitur itu adalah Chat Themes dan integrasi Google Keep langsung ke dalam percakapan.

Pembaruan tersebut menjadi bagian dari September Android Drop 2026. Google tidak hanya memperbarui tampilan Google Messages, tetapi juga menambahkan fungsi baru yang dapat membantu pengguna berkomunikasi dan bekerja bersama dari dalam chat. Karena itu, pembaruan kali ini terasa lebih dari sekadar perubahan tampilan.

Chat Themes memberikan pilihan personalisasi yang lebih luas pada percakapan. Pengguna dapat memilih latar belakang tertentu atau menggunakan foto sendiri. Google Messages kemudian dapat menyesuaikan tampilan gelembung pesan agar terlihat serasi dengan tema yang dipilih.

Sementara itu, integrasi Google Keep membawa fungsi kolaborasi ke dalam percakapan. Pengguna dapat membuat dan mengedit catatan bersama langsung dari Google Messages. Fitur ini bisa berguna untuk membuat daftar belanja, merencanakan perjalanan, atau menyimpan ide yang perlu dikerjakan bersama.

Google Messages Semakin Lengkap

Smartphone Android dengan tampilan aplikasi pesan
Photo by Jonas Leupe on Unsplash

Google Messages selama ini dikenal sebagai aplikasi pesan untuk komunikasi berbasis SMS, MMS, dan RCS. Namun, Google terus memperluas kemampuan aplikasi tersebut agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat bertukar pesan. Pengguna yang ingin memahami perkembangan fitur Android lain juga bisa membaca artikel Cara Menggunakan Find Hub untuk Mengingat Lokasi Barang dengan Gemini di Android di Tekno Lensa.

Pembaruan September 2026 memperlihatkan arah tersebut dengan cukup jelas. Google menghadirkan fitur yang menyentuh dua kebutuhan berbeda, yaitu personalisasi dan kolaborasi.

Chat Themes berfokus pada tampilan percakapan. Fitur ini membuat pengguna dapat memberikan karakter berbeda pada setiap chat tanpa harus mengubah seluruh tampilan aplikasi.

Di sisi lain, Google Keep berhubungan langsung dengan informasi yang dibagikan dalam percakapan. Catatan bersama membuat pengguna dapat menyimpan informasi penting dalam format yang lebih terstruktur.

Kombinasi kedua fitur tersebut membuat Google Messages terasa lebih fleksibel. Pengguna tetap bisa menggunakannya sebagai aplikasi pesan, tetapi kini memiliki beberapa fungsi tambahan yang terhubung langsung dengan percakapan.

Google Keep Hadir di Dalam Google Messages

Integrasi Google Keep menjadi salah satu bagian paling menarik dari pembaruan Google Messages September 2026. Google memungkinkan pengguna membuat dan mengedit catatan bersama tanpa harus keluar dari percakapan.

Google menyediakan akses ke Keep melalui tombol plus di dalam Google Messages. Dari sana, pengguna dapat membuat catatan yang kemudian bisa digunakan bersama peserta percakapan. Google menyebut contoh penggunaannya seperti daftar belanja dan catatan untuk merencanakan liburan. Detail peluncuran ini juga dijelaskan dalam pengumuman resmi September Android Drop dari Google.

Fungsi tersebut membuat Google Messages lebih praktis untuk percakapan yang membutuhkan informasi bersama. Pengguna tidak harus mengirim daftar panjang melalui beberapa pesan hanya untuk memastikan semua orang mendapatkan informasi terbaru.

Misalnya, sebuah keluarga sedang membuat daftar kebutuhan rumah. Satu orang dapat membuat catatan berisi berbagai barang yang harus dibeli. Anggota keluarga lain kemudian dapat melihat dan memperbarui catatan tersebut.

Hal yang sama berlaku untuk rencana perjalanan. Peserta percakapan dapat menambahkan tempat yang ingin dikunjungi, ide perjalanan, atau informasi lain ke catatan yang sama.

Dengan cara ini, pesan tetap digunakan untuk berdiskusi, sedangkan Google Keep dapat menyimpan informasi yang perlu diperbarui. Pembagian fungsi tersebut membuat percakapan menjadi lebih terorganisir.

Google Keep Membantu Percakapan Grup

Percakapan grup sering menghadapi satu masalah sederhana. Informasi penting mudah tenggelam di antara pesan baru.

Daftar belanja yang dikirim pagi hari mungkin sudah sulit ditemukan beberapa jam kemudian. Situasi serupa bisa terjadi ketika anggota grup mengirim jadwal, ide, atau informasi lain secara bertahap.

Google Keep menawarkan tempat yang lebih terstruktur untuk menyimpan informasi tersebut. Catatan tidak perlu bercampur dengan ratusan pesan lain dalam percakapan.

Peserta juga dapat memperbarui informasi yang sama tanpa membuat versi baru setiap kali terjadi perubahan. Hal ini membuat fungsi Google Keep cukup cocok untuk aktivitas yang melibatkan beberapa orang.

Namun, integrasi ini tetap memiliki tujuan yang sederhana. Google tidak mengubah Messages menjadi aplikasi manajemen proyek. Fitur tersebut lebih cocok untuk kebutuhan kolaborasi ringan yang memang muncul dalam sebuah percakapan.

Karena itu, manfaatnya akan terasa paling jelas bagi pengguna yang sering memakai chat untuk mengatur kegiatan bersama keluarga, teman, atau kelompok kecil.

Chat Themes Membuat Tampilan Chat Lebih Personal

Selain Google Keep, Google juga membawa Chat Themes ke Google Messages. Fitur ini memberikan pilihan baru bagi pengguna yang ingin mengubah tampilan percakapan.

Pengguna dapat memilih latar belakang yang tersedia atau menggunakan foto sendiri. Google Messages kemudian menyesuaikan warna gelembung pesan agar sesuai dengan tampilan yang dipilih. Pengguna juga mendapatkan pilihan untuk mengatur warna secara manual. Informasi mengenai fitur ini tersedia di sumber resmi Android dari Google.

Fitur tersebut membuat setiap percakapan bisa memiliki tampilan yang berbeda. Pengguna tidak lagi harus menggunakan tampilan standar yang sama untuk semua chat.

Misalnya, pengguna dapat memakai foto pemandangan sebagai latar belakang percakapan dengan teman. Percakapan keluarga bisa menggunakan tampilan lain, sedangkan chat tertentu dapat tetap menggunakan tampilan sederhana.

Personalisasi seperti ini memang tidak mengubah fungsi utama Google Messages. Namun, perubahan tersebut dapat membuat aplikasi terasa lebih sesuai dengan selera pengguna.

Google juga menggunakan sistem penyesuaian warna agar gelembung pesan tetap terlihat sesuai dengan latar belakang. Dengan begitu, perubahan tema tidak hanya mengganti gambar latar, tetapi juga memengaruhi elemen visual lain dalam percakapan.

Chat Themes Tidak Mengubah Tampilan Pengguna Lain

Ada satu hal penting yang perlu diperhatikan mengenai Chat Themes. Tema yang dipilih pengguna tidak otomatis mengubah tampilan percakapan pada smartphone peserta lain.

Artinya, ketika seseorang menggunakan foto tertentu sebagai latar belakang sebuah percakapan, peserta lain tidak akan langsung melihat tema yang sama. Personalisasi tersebut berlaku pada tampilan pengguna yang mengaturnya.

Pendekatan ini membuat fitur tersebut lebih aman dari perubahan tampilan yang tidak diinginkan. Satu orang tidak dapat memaksakan tampilan tertentu kepada seluruh peserta percakapan.

Hal ini juga membuat Chat Themes lebih cocok disebut sebagai fitur personalisasi daripada tema bersama. Setiap pengguna dapat menentukan tampilan sendiri tanpa mengganggu pengalaman orang lain.

Bagi pengguna yang menyukai tampilan chat berbeda-beda, sistem seperti ini memberikan kebebasan yang cukup besar.

Google Messages Mendapat Dua Fungsi Berbeda

Chat Themes dan Google Keep memang hadir dalam pembaruan yang sama, tetapi keduanya memiliki tujuan yang berbeda.

Chat Themes berfungsi untuk meningkatkan pengalaman visual. Pengguna mendapatkan lebih banyak kebebasan untuk mengatur latar belakang dan warna percakapan.

Google Keep memiliki fungsi yang lebih praktis. Fitur tersebut membantu pengguna menyimpan dan memperbarui informasi bersama dari dalam percakapan.

Perbedaan ini justru membuat pembaruan Google Messages terasa lebih lengkap. Google tidak hanya mengejar perubahan visual, tetapi juga menambahkan fungsi yang bisa digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Pengguna yang tidak membutuhkan personalisasi tetap dapat memanfaatkan Google Keep. Sebaliknya, pengguna yang hanya ingin mempercantik tampilan chat dapat menggunakan Chat Themes tanpa harus memanfaatkan fitur catatan bersama.

Dengan demikian, kedua fitur tersebut dapat memberikan manfaat yang berbeda sesuai kebutuhan pengguna.

Google Keep Membuat Ekosistem Google Semakin Terhubung

Integrasi Google Keep juga memperlihatkan bagaimana Google terus menghubungkan berbagai layanan dalam ekosistemnya.

Google Messages berfungsi sebagai tempat komunikasi, sedangkan Google Keep menyediakan ruang untuk mencatat informasi. Dengan memasukkan Keep langsung ke dalam percakapan, Google membuat kedua fungsi tersebut terasa lebih dekat.

Pengguna tidak perlu selalu berpindah aplikasi ketika percakapan membutuhkan sebuah catatan bersama. Aktivitas tersebut dapat dimulai dari tempat pengguna sedang berkomunikasi. Ini sejalan dengan arah ekosistem Google yang juga terlihat pada Google Pixel 11 Series yang mengandalkan integrasi layanan Google di Android.

Pendekatan ini cukup masuk akal karena banyak aktivitas sehari-hari memang dimulai dari percakapan. Rencana makan, daftar belanja, perjalanan, hingga ide sederhana sering muncul ketika seseorang sedang mengobrol.

Dengan adanya integrasi ini, Google Messages dapat menjadi titik awal untuk aktivitas tersebut. Pengguna masih bisa memakai Google Keep secara terpisah, tetapi akses dari Messages membuat prosesnya terasa lebih praktis.

Kapan Fitur Google Messages Mulai Tersedia?

Google mulai menggulirkan integrasi Google Keep sebagai bagian dari September Android Drop pada 1 September 2026. Proses rollout membuat ketersediaan fitur dapat berbeda antara satu pengguna dan pengguna lainnya.

Chat Themes juga hadir dalam periode pembaruan yang sama. Google sebelumnya mengumumkan fitur personalisasi tersebut dan kemudian memasukkannya dalam rangkaian pembaruan Google Messages.

Karena Google menggunakan proses peluncuran bertahap, pengguna yang belum menemukan fitur tersebut tidak selalu berarti mengalami masalah pada aplikasi. Ketersediaan dapat mengikuti versi aplikasi, akun, dan dukungan fitur pada percakapan tertentu.

Chat Themes juga berkaitan dengan percakapan yang mendukung RCS pada laporan mengenai fitur tersebut. Karena itu, pengalaman pengguna dapat berbeda tergantung jenis percakapan dan dukungan RCS yang tersedia.

Apakah Pembaruan Ini Penting?

Dari kedua fitur tersebut, Google Keep memiliki dampak yang lebih besar terhadap fungsi Google Messages. Integrasi ini memberikan kemampuan yang sebelumnya membutuhkan perpindahan ke aplikasi lain.

Chat Themes lebih berhubungan dengan kenyamanan visual. Fitur tersebut tidak mengubah cara pengguna mengirim pesan, tetapi memberikan kebebasan lebih besar untuk mengatur tampilan percakapan.

Jika digabungkan, kedua fitur tersebut menunjukkan bahwa Google ingin membuat Messages semakin fleksibel. Aplikasi ini tidak hanya menjadi tempat mengirim pesan, tetapi juga mulai mengakomodasi aktivitas yang biasanya terjadi di sekitar percakapan.

Bagi pengguna yang sering menggunakan chat untuk mengatur kegiatan bersama, integrasi Google Keep dapat menjadi tambahan yang berguna. Sementara itu, pengguna yang menyukai personalisasi dapat memanfaatkan Chat Themes untuk membuat tampilan percakapan lebih sesuai dengan selera.

Kesimpulan

Google Messages mendapatkan pembaruan menarik pada September 2026 melalui Chat Themes dan integrasi Google Keep. Kedua fitur tersebut membawa fungsi yang berbeda, tetapi sama-sama memperluas pengalaman menggunakan aplikasi pesan Google.

Google Keep memungkinkan pengguna membuat dan mengedit catatan bersama langsung dari percakapan. Fitur ini cocok untuk daftar belanja, rencana perjalanan, dan kebutuhan kolaborasi sederhana lainnya. Peserta percakapan dapat memperbarui catatan yang sama sehingga informasi tidak mudah tenggelam di antara pesan.

Sementara itu, Chat Themes memberikan pilihan personalisasi melalui latar belakang dan warna gelembung pesan. Pengguna bahkan dapat menggunakan foto sendiri sebagai latar belakang. Tema tersebut berlaku pada tampilan pengguna sendiri sehingga tidak memengaruhi tampilan peserta percakapan lainnya.

Pembaruan ini menunjukkan bahwa Google Messages terus berkembang menjadi aplikasi komunikasi yang lebih lengkap. Google tidak hanya memperhatikan tampilan, tetapi juga menambahkan fungsi yang dapat membantu pengguna mengelola informasi dari dalam percakapan.

Untuk pengguna Android yang mengandalkan Google Messages, pembaruan September 2026 layak diperhatikan. Chat Themes membuat percakapan lebih personal, sedangkan Google Keep membuat chat grup lebih berguna untuk aktivitas yang membutuhkan catatan bersama.

Jonathan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *