TEKNO UPADTE
Melihat Teknologi Lebih Dekat.
Tutorial

Cara Mendapatkan Penghasilan dari Shopee Affiliate, Panduan Lengkap untuk Pemula

Jonathan•27 Agu 2026•00:35 WIB
◯
Cara Mendapatkan Penghasilan dari Shopee Affiliate, Panduan Lengkap untuk Pemula
Cara Mendapatkan Penghasilan dari Shopee Affiliate, Panduan Lengkap untuk Pemula

TeknoLensa – Shopee Affiliate bisa menjadi salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan hanya dengan mempromosikan produk yang tersedia di Shopee. Kamu tidak perlu menyimpan stok barang, mengemas pesanan, atau mengirim produk kepada pembeli. Tugas utama affiliate adalah membuat konten dan membagikan tautan produk kepada calon pembeli.

Shopee menjelaskan bahwa program ini memungkinkan content creator mendapatkan komisi dengan mempromosikan produk melalui media sosial. Platform yang dapat digunakan antara lain TikTok, Instagram, YouTube, Facebook, dan beberapa platform lainnya. Shopee juga menyebutkan bahwa program ini dapat diikuti tanpa syarat minimum jumlah followers.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan penghasilan dari Shopee Affiliate agar tidak sekadar membagikan link?

Artikel ini membahas prosesnya dari awal, mulai dari mendaftar, memilih produk, membuat link affiliate, membuat konten, sampai meningkatkan peluang mendapatkan pesanan.

Apa Itu Shopee Affiliate?

Shopee Affiliate adalah program afiliasi yang memberikan komisi kepada affiliate ketika promosi produk menghasilkan pembelian yang memenuhi ketentuan program.

Cara kerjanya cukup sederhana.

Kamu memilih produk yang ingin dipromosikan. Setelah itu, kamu membuat atau mengambil tautan affiliate untuk produk tersebut. Link kemudian kamu masukkan ke konten yang dibuat di media sosial.

Ketika seseorang melihat konten tersebut, membuka tautan affiliate, lalu melakukan pembelian yang memenuhi ketentuan Shopee, kamu berpeluang mendapatkan komisi.

Jadi, penghasilan affiliate tidak berasal dari jumlah orang yang melihat konten saja. Penghasilan terutama berkaitan dengan transaksi yang berhasil dan memenuhi ketentuan komisi.

Apakah Shopee Affiliate Harus Punya Banyak Followers?

Tidak selalu.

Shopee menyatakan bahwa Shopee Affiliate dapat diikuti tanpa minimum followers. Namun, bukan berarti jumlah followers tidak penting sama sekali.

Akun dengan audiens yang relevan biasanya memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan transaksi. Misalnya, akun yang membahas aksesori smartphone akan lebih mudah menawarkan casing, charger, kabel data, power bank, atau produk teknologi lainnya.

Karena itu, jangan terlalu fokus mengejar jumlah followers.

Lebih penting membangun audiens yang memang tertarik dengan produk yang kamu promosikan.

Cara Mendapatkan Penghasilan dari Shopee Affiliate

Ada beberapa tahap yang perlu kamu lakukan untuk mulai mendapatkan penghasilan.

Daftar Shopee Affiliate

Langkah pertama tentu saja mendaftarkan akun ke Shopee Affiliate.

Shopee menyediakan beberapa jalur pendaftaran, termasuk melalui fitur pencarian di aplikasi Shopee, tab “Saya”, atau situs Shopee Affiliate. Setelah pendaftaran disetujui, kamu dapat mulai mempromosikan produk menggunakan link affiliate.

Sebelum mendaftar, pastikan akun dan media sosial yang digunakan memenuhi ketentuan program.

Shopee menyebutkan bahwa media sosial yang digunakan harus aktif, terbuka untuk umum, dan memiliki konten orisinal. Akun Shopee yang digunakan juga merupakan akun pribadi, bukan akun toko atau penjual.

Untuk informasi pendaftaran dan ketentuan terbaru, kamu bisa melihat langsung halaman resmi Shopee Affiliate.

Pilih Produk yang Relevan

Setelah akun diterima, jangan langsung mengambil produk secara acak.

Pilih produk yang sesuai dengan tema akunmu.

Misalnya, kamu membuat konten teknologi. Produk yang bisa dipertimbangkan antara lain:

  • Casing HP
  • Charger
  • Kabel USB
  • Power bank
  • Earphone
  • Keyboard
  • Mouse
  • Tripod
  • Lampu LED
  • Holder HP
  • Aksesori laptop
  • Peralatan gaming

Produk yang relevan membuat proses pembuatan konten menjadi lebih mudah.

Kamu juga bisa lebih mudah menjelaskan manfaat produk karena topiknya masih berhubungan dengan konten yang biasa dibuat.

Perhatikan Komisi Produk

Jangan hanya melihat harga produk.

Perhatikan juga komisi yang ditawarkan.

Shopee memiliki skema komisi dan program tambahan seperti Komisi XTRA. Informasi resmi Shopee menyebutkan bahwa besaran komisi dapat berbeda berdasarkan program, produk, dan ketentuan yang berlaku. Shopee juga menjelaskan bahwa komisi diberikan setelah transaksi tervalidasi.

Karena skema komisi dapat berubah, sebaiknya selalu cek rincian komisi pada produk sebelum mempromosikannya.

Produk dengan harga tinggi memang terlihat menarik karena nilai transaksinya besar. Namun, produk murah dengan permintaan tinggi juga bisa menghasilkan transaksi lebih sering.

Jadi, jangan hanya mengejar produk dengan persentase komisi terbesar.

Buat Link Affiliate

Setelah menemukan produk yang ingin dipromosikan, gunakan fitur affiliate untuk mendapatkan tautan yang sesuai dengan akunmu.

Link tersebut menjadi penghubung antara konten yang kamu buat dan produk di Shopee.

Pastikan link yang dibagikan memang merupakan link affiliate. Jangan sekadar menyalin link produk biasa jika platform atau fitur yang digunakan membutuhkan tautan affiliate khusus.

Buat Konten yang Membantu Orang Memutuskan Membeli

Di sinilah bagian terpenting dari Shopee Affiliate.

Jangan hanya membuat konten dengan kalimat seperti:

“Produk bagus, beli di sini.”

Konten seperti itu sulit memberikan alasan kepada orang untuk melakukan pembelian.

Lebih baik berikan informasi yang membantu calon pembeli.

Contohnya:

  • Jelaskan fungsi produk.
  • Tunjukkan cara penggunaan.
  • Tampilkan kelebihan dan kekurangan.
  • Bandingkan dengan produk lain.
  • Tunjukkan kondisi produk setelah digunakan.
  • Jelaskan siapa yang cocok menggunakan produk tersebut.
  • Berikan alasan kenapa produk tersebut layak dipertimbangkan.

Misalnya kamu mempromosikan power bank.

Daripada hanya menunjukkan produknya, buat konten seperti:

“Power bank kecil yang cocok buat HP kalau sering bepergian.”

Kemudian tunjukkan ukurannya, port yang tersedia, kapasitasnya, cara pengisian, dan kondisi penggunaan.

Konten seperti ini memberikan konteks sebelum seseorang membuka link produk.

Sebarkan Konten di Platform yang Sesuai

Shopee Affiliate dapat digunakan melalui berbagai platform media sosial.

Kamu bisa menggunakan TikTok, Instagram, YouTube, Facebook, atau platform lain yang sesuai dengan ketentuan program.

Tidak perlu langsung menggunakan semuanya.

Pilih satu atau dua platform terlebih dahulu.

Misalnya:

TikTok: cocok untuk video pendek dan demonstrasi produk.

Instagram: bisa menggunakan Reels, Stories, atau konten Feed.

YouTube: cocok untuk review, perbandingan, dan pembahasan produk yang lebih panjang.

Facebook: bisa memanfaatkan Feed atau Reels. Shopee juga menyediakan kemitraan afiliasi Facebook untuk kreator yang memenuhi persyaratan tertentu.

Fokus pada platform yang paling mudah kamu gunakan secara konsisten.

Cara Membuat Konten Shopee Affiliate yang Berpotensi Menghasilkan

Konten affiliate tidak harus terlihat seperti iklan.

Justru, konten yang memberikan informasi biasanya lebih mudah diterima audiens.

Kamu bisa menggunakan beberapa format berikut.

Review Produk

Tampilkan produk dan jelaskan pengalaman penggunaan secara jujur.

Bahas kelebihan sekaligus kekurangannya.

Cara ini membantu membangun kepercayaan karena audiens tidak merasa hanya sedang melihat iklan.

Perbandingan Produk

Bandingkan dua atau beberapa produk dengan kategori yang sama.

Contohnya:

“Perbandingan 3 Keyboard Gaming Murah di Shopee.”

Jelaskan perbedaan fitur, harga, desain, dan target pengguna.

Setelah itu, masukkan link affiliate pada produk yang dibahas.

Rekomendasi Produk

Format ini cocok ketika audiens sedang mencari solusi.

Contohnya:

“5 aksesori HP yang berguna untuk mahasiswa.”

Setiap produk bisa kamu jelaskan secara singkat dan disertai link yang sesuai.

Konten Masalah dan Solusi

Konten seperti ini juga menarik karena berangkat dari kebutuhan pengguna.

Misalnya:

“HP sering kehabisan baterai saat perjalanan? Ini beberapa aksesori yang bisa membantu.”

Setelah menjelaskan masalahnya, kamu dapat memperkenalkan produk yang relevan.

Jangan Mengejar Penjualan dengan Cara Berlebihan

Kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah terlalu sering membagikan link tanpa memberikan informasi.

Orang tidak membuka link hanya karena kamu meminta mereka membelinya.

Mereka membutuhkan alasan.

Karena itu, gunakan pola sederhana:

Masalah → Solusi → Produk → Alasan → Link

Contohnya:

“Sering kehabisan baterai ketika bepergian?”

Kemudian jelaskan solusi yang bisa digunakan.

Setelah itu, tunjukkan power bank yang relevan, jelaskan kelebihan dan kekurangannya, lalu arahkan audiens ke link produk.

Pola seperti ini terasa lebih natural daripada langsung menawarkan produk.

Konsisten Membuat Konten

Penghasilan Shopee Affiliate tidak selalu muncul dari satu konten.

Satu video bisa saja menghasilkan banyak transaksi. Namun, konten lain mungkin tidak menghasilkan penjualan sama sekali.

Karena itu, jangan langsung berhenti hanya karena beberapa konten pertama belum menghasilkan komisi.

Shopee sendiri menyarankan affiliate baru untuk aktif mempromosikan link dan menyelesaikan berbagai misi yang tersedia dalam program KOL Mission. Salah satu misi level awalnya berkaitan dengan aktivitas mempromosikan link affiliate dan mendapatkan pesanan pertama.

Kamu bisa membuat jadwal sederhana.

Misalnya:

  • Senin: rekomendasi produk
  • Selasa: review singkat
  • Rabu: perbandingan produk
  • Kamis: tips penggunaan
  • Jumat: rekomendasi produk
  • Sabtu: produk yang sedang populer
  • Minggu: evaluasi performa

Jadwal tersebut tidak wajib diikuti persis. Yang terpenting adalah menjaga konsistensi.

Gunakan Produk yang Sesuai dengan Audiens

Kesalahan lain adalah memilih produk berdasarkan komisi saja.

Bayangkan sebuah akun yang membahas teknologi tiba-tiba mempromosikan produk yang tidak berhubungan dengan audiensnya.

Meskipun komisinya menarik, peluang pembelian belum tentu bagus.

Sebaliknya, produk yang sangat relevan dengan audiens bisa menghasilkan transaksi meskipun komisinya tidak terlalu besar.

Misalnya akun teknologi memiliki audiens yang sering mencari aksesori HP.

Produk seperti charger, kabel data, holder HP, power bank, atau earphone lebih masuk akal untuk dipromosikan.

Relevansi menjadi salah satu faktor penting dalam affiliate marketing.

Pantau Produk yang Menghasilkan Penjualan

Jangan hanya melihat jumlah views.

Perhatikan juga produk mana yang menghasilkan transaksi.

Misalnya kamu membuat 10 konten.

Ternyata hanya tiga jenis produk yang menghasilkan pembelian.

Data tersebut bisa menjadi petunjuk untuk membuat lebih banyak konten dengan tema serupa.

Kalau konten tentang aksesori smartphone menghasilkan lebih banyak transaksi dibandingkan konten tentang produk lainnya, kamu bisa memperbanyak topik tersebut.

Dengan begitu, strategi affiliate berkembang berdasarkan data, bukan sekadar tebakan.

Manfaatkan Komisi XTRA

Shopee memiliki program Komisi XTRA yang dapat memberikan tambahan komisi pada produk atau penjual tertentu.

Shopee menjelaskan bahwa Komisi XTRA dapat memberikan komisi tambahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada produk. Karena program dan tarif dapat berubah, cek rincian komisi pada produk sebelum membuat konten.

Hal ini membuat pemilihan produk menjadi semakin penting.

Jangan hanya mencari barang yang populer. Periksa juga apakah produk tersebut memiliki penawaran komisi tambahan.

Apakah Penghasilan Shopee Affiliate Bisa Besar?

Bisa, tetapi tidak ada angka penghasilan yang pasti.

Pendapatan bergantung pada banyak faktor, seperti jumlah transaksi, nilai pembelian, kategori produk, skema komisi, kualitas konten, dan performa traffic.

Shopee menjelaskan bahwa komisi berasal dari pesanan yang memenuhi ketentuan dan tervalidasi. Skema komisi juga dapat berubah sesuai program yang sedang berlaku.

Karena itu, jangan menganggap Shopee Affiliate sebagai cara mendapatkan uang cepat tanpa usaha.

Affiliate tetap membutuhkan proses.

Kamu harus mencari produk, membuat konten, membangun kepercayaan audiens, mendatangkan traffic, dan mengevaluasi hasilnya.

Contoh Strategi Sederhana untuk Pemula

Jika baru mulai, kamu tidak perlu langsung membuat strategi yang rumit.

Gunakan pola berikut.

Pilih satu niche.

Misalnya teknologi.

Cari 10 produk yang relevan.

Pilih produk yang memiliki permintaan dan komisi yang menarik.

Buat beberapa format konten.

Gunakan review, rekomendasi, perbandingan, dan konten solusi.

Bagikan link affiliate.

Pastikan link yang digunakan sudah benar.

Pantau hasilnya.

Lihat konten dan produk yang mendapatkan respons terbaik.

Ulangi format yang berhasil.

Jika satu jenis konten menghasilkan lebih banyak transaksi, kembangkan topik tersebut.

Dengan cara ini, kamu bisa membangun sistem affiliate secara bertahap.

Hal yang Harus Dihindari Saat Menjadi Shopee Affiliate

Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan.

  1. Jangan membuat klaim palsu mengenai produk.
  2. Jangan menyalin konten orang lain lalu mengunggahnya kembali tanpa izin.
  3. Jangan melakukan spam link di berbagai tempat.
  4. Jangan mempromosikan produk yang melanggar ketentuan Shopee.

Shopee memiliki aturan mengenai produk dan konten yang dilarang, termasuk konten yang berkaitan dengan aktivitas ilegal, perjudian, senjata, pornografi, kekerasan, ujaran kebencian, dan beberapa kategori lainnya.

Selain itu, jangan menganggap semua klik akan menghasilkan komisi.

Komisi baru berkaitan dengan transaksi yang memenuhi ketentuan program dan tervalidasi.

Perhatikan Potongan dan Ketentuan Komisi

Penghasilan yang terlihat di laporan komisi tidak selalu berarti seluruh nominal tersebut akan diterima tanpa potongan.

Shopee saat ini mengenakan biaya layanan sebesar 0,5% dari total komisi yang dihasilkan, dengan batas maksimal Rp20.000 untuk setiap laporan komisi, sesuai ketentuan yang berlaku. Shopee menyebutkan biaya tersebut dipotong otomatis ketika komisi dikirimkan.

Karena ketentuan affiliate dapat berubah, selalu periksa informasi terbaru di pusat bantuan atau halaman resmi Shopee sebelum menjadikan angka komisi sebagai patokan.

Kesimpulan

Cara mendapatkan penghasilan dari Shopee Affiliate sebenarnya cukup sederhana. Kamu perlu bergabung dengan program, memilih produk yang relevan, membuat link affiliate, mempromosikannya melalui konten, lalu mengarahkan audiens yang tertarik menuju produk tersebut.

Namun, mendapatkan penghasilan secara konsisten membutuhkan lebih dari sekadar membagikan link.

Pilih niche yang jelas, pahami kebutuhan audiens, buat konten yang membantu, pilih produk dengan cermat, dan pantau performanya secara rutin.

Jangan hanya mengejar jumlah views. Perhatikan juga apakah konten tersebut mampu membuat audiens tertarik dan menghasilkan transaksi.

Dengan strategi yang konsisten dan evaluasi berdasarkan data, Shopee Affiliate dapat menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan dari aktivitas membuat konten. Setelah memahami dasar programnya, Anda dapat membaca tips meningkatkan penghasilan Shopee Affiliate untuk strategi lanjutan.

Jonathan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *